Wimbo Asmoro , mengajak anda merenungi kehidupan

Ibadah yang dianjurkan 10 hari pertama zulhijah

November 24, 2009 · Leave a Comment

1. Takbir, Tahlil dan Tahmid

“Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang berbilang.”

(Terjemah QS Al-Baqarah: 203)

Jumhur ulama sepakat bahwa beberapa hari berbilang adalah hari Tasyriq, yaitu

tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah.

Imam Al-Bukhari memasukan hari Tasyriq pada hari sepuluh pertama Dzulhijjah,

dan memiliki keutamaan yang sama sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas.

Imam Ibnu Hajar Al-‘Asqalani memberikan komentar dalam kitabnya Fathul Bari:

pertama

, bahwa kemuliaan hari Tasyriq mengiringi kemuliaan Ayyamul ‘Asyr;

kedua

Tasyriq adalah sebagian hari ‘Ayyamul ‘Asyr yaitu hari raya Idul Adha.

 

, keduanya terkait dengan amal ibadah haji; ketiga, bahwa sebagian hari

Dari Ibnu Abbas berkata, Rasulullah saw. bersabda, ”Tiada hari-hari dimana amalshalih paling utama di sisi Allah dan paling dicintai-Nya melebihi sepuluh hari

pertama Dzulhijjah. Perbanyaklah pada hari itu dengan Tahlil, Takbir dan

Tahmid.” (HR Ahmad dan Al-Baihaqi)

 

Berkata Imam al-Bukhari, ”Ibnu Umar ra. dan Abu Hurairah ra pada hari sepuluh

pertama Dzulhijjah pergi ke pasar bertakbir dan manusia mengikuti takbir

keduanya.”

2. Puasa sunnah, khususnya puasa sunnah ‘Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah

Dari Abu Qatadah ra berkata, Rasulullah saw. ditanya tentang puasa hari ‘Arafah.

Rasul saw menjawab, ”Menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang

akan datang.” (HR Muslim)

3. Memperbanyak amal ibadah, karena pahalanya dilipatgandakan, seperti shalat,

dzikir, takbir, tahlil, tahmid, shalawat, puasa infak dll.

3

Dari Jabir ra bahwa Rasulullah saw. bersabda, ”Sebaik-baiknya hari dunia

adalah sepuluh hari pertama Dzulhijjah.” Ditanya, “Apakah jihad di jalan

Allah tidak sebaik itu?” Rasul saw. menjawab, ”Tidak akan sama jika

dibandingkan dengan jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang menaburkan

wajahnya dengan debu (gugur sebagai syahid).” (HR Al-Bazzar dengan sanad

yang hasan dan Abu Ya’la dengan sanad yang shahih)

4. Shalat ‘Idul Adha pada Hari Nahr (10 Dzulhijjah)

Allah Ta’ala berfirman:

“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah.” (QS al-Kautsar :

2)

Di antara makna perintah shalat disini adalah shalat Idul Adha. Berkata Ar-Rabi’,

“Jika engkau selesai shalat di hari Idul Adha, maka berkurbanlah.” Rasulullah

bersabda:

Fitri dan Idul Adha kemusholla. Yang pertama dilakukan adalah shalat, kemudian menghadap manusia –

sedang mereka tetap pada shafnya- Rasul saw berkhutbah memberi nasehat dan

menyuruh mereka.” (Muttafaqun ‘alaihi)

 

Dari Ummi ‘Athiyah berkata, ”Kami diperintahkan agar wanita yang bersih dan

yang sedang haidh keluar pada dua Hari Raya, hadir menyaksikan kebaikan dan

khutbah umat Islam dan orang yang berhaidh harus menjauhi musholla.”

(Muttafaq ‘alaihi)

Dalam menetapkan shalat Idul Adha (Hari Nahar) DSP mengacu pada semangat

kebersamaan dengan seluruh komponen umat Islam di Indonesia dan merujuk pada

Keputusan Fatwa MUI No. 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan,

Syawal dan Dzulhijjah serta ketetapan/sidang itsbat Depag RI bersama ormas Islam.

5. Takbir dan berkurban di hari raya Idul Adha dan hari Tasyriq

“Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang berbilang.”

(QS Al-Baqarah: 203)

Dari Aisyah ra bahwa Nabi saw bersabda, “Tidak ada amal anak Adam di hari

Nahr yang lebih dicintai Allah Azza wajalla dari menumpahkan darah.

Sesungguhnya kurban datang di hari kiamat dengan tanduk, kakinya dan bulunya.

Dan sesungguhnya darah sampai kepada Allah Azza wajalla di suatu tempat

sebelum jatuh ke bumi, maka perbaikilah jiwa.” (HR Ibnu Majah)

Pada hari Tasyriq juga masih disunnahkan untuk berkurban. Rasulullah saw.

bersabda,

“Seluruh hari Tasyriq adalah hari penyembelihan (kurban).” (HR Ahmad)

Demikian Bayan Dewan Syari’ah Pusat Partai Keadilan Sejahtera sebagai panduan

di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, semoga Allah memberikan keberkahan kepada kita semua.

 

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Sebagian dari pesan Pak Yuyun Pada Upacara

November 16, 2009 · Leave a Comment

Sangat mengesankan bagiku saat upacara hari ini . Pak yuyun Wakil Wali Kota Depok dalam salah satu amanatnya adalah seruan kepada seluruh aparat pemerintah untuk melaksanakan pesan Nabi yaitu Amar ma’ruf dan Nahi Mungkar.
Diibaratkan kita sebagai aparat dan warga Depok berada dalam satu perahu yang tentunya penumpang ada yang menempati tempat di bawah , tengah dan atas. Bagi penumpang yang tinggal di atas dengan mudah mengambil air, namun bagi penumpang yang berada di bawah mengalami kerepotan untuk mengambil air karena harus bolak balik ke atas . Nah jika ada penumpang yang tak sabar ingin mendapat air dengan cara membocorkan dinding perahu maka kewajiban yang melihatnya untuk mencegah dengan tangan.Jika didiamkan maka bukan hanya penumpang yang di bawah akan tenggelam namun semua penumpang akan tengelam.
Demikian ibarat yang gambarkan Rosul SAW.
Pak Wakil Wali Kota Yuyun W , menegaskan kepada peserta apel agar tetap perduli jangan sampai membiarkan kemungkaran , jika kita melihat  ada kekeliruan maka segera dilakukan Nahi Mungkar dan jika kita memiliki kebaikan maka ajak teman teman kita untuk melakukan kebaikan sebagai mana kita melakukan kebaikan.
Lakukan terus amar ma’ruf nahi mungkar agar kita tak kandas ditengah perjalanan menuju kesuksesan.
Ini kesan upacara Senin, 16/11/2009.

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Membangun Mental Ikhlas Di Bulan Ramdhan

July 28, 2009 · Leave a Comment

ikhlas tanpa beban

ikhlas tanpa beban

Meyakini keberadaan Allah SWT merupakan hal yang mudah dan sangat mudah diterima setiap manusia berakal, namun merealisasikan bahwa Dia Allah adalah pencipta kita sekaligus pemelihara dan segala sesuatu sudah merupakan kehendakNya dan tentunya untuk kebaikan kita sehingga tak pantas kalau kita mengeluhkan segala sesuatu yang telah terjadi. Nah konsep teoritis ini sangat mudah namun tatkala kita merasa dirugikan maka kita sedikit bahkan kadang banyak menyesali diri kita dan apa saja yang membuat kita tak suka. Bisa kita lihat betapa kita terus berupaya agar tak jatuh miskin dengan bergaya hidup pelit mencari uang yang banyak tapi tak di nikmati oleh orang yang sesungguhnya ditakdirkan untuk tak bisa meraup rezki Allah secara berlebih.

Kadang kita juga menyaksikan wanita yang tak rela bentuk hidungnya yang tak mancung dioperasi plastik. Ibu muda menyusui engga menyusui karena takut payudaranya tak menarik lagi. Ini sebagian kecil dari sebagian tindakan manusia yang percaya akan adanya Tuhan namun tidak menerima ketentuan Nya.
Ikhlas, demikian kunci kesuksesan hidup . Ikhlas membuat manusia tetap bekeja keras dengan senang dan tak pernah mengeluh. Dia menerima segala apa yang telah terjadi. Ikhlas manakala tak terpilih sebagai anggota legislatif sehingga tak nampak kekecewaan dengan merusak atau bunuh diri. Ikhlas dalam ibadah, muamalah, bergaul, senyum yang tulus dan hati yang lembut.

Ini teori dan harus diaplikasikan seperti Rosul begitu ikhlas dan tak ada marah tat kala kaum Thoip mengusir dengan lemparan batu . Sabar tatkala orang kafir menaggih hutang yang belum jatuh tempo dengan an cara menarik selendang dileher beliau. Rosul tetap memberikan makan Yahudi buta di pasar  walau beliau dicaci maki tapi tetap menyuapkan dengan lembut. Sibuta Yahudi itu tak tahu kalau yang dicacimaki itu adalah yang menyuapkan makanan tiap hari di pojok pasar. Tatkala Rosul sudah tiada maka Abu Bakar mencoba menggantikan belaiau namun sang Yahudi menolak karena yang biasa menyuapi makana begitu lembut. Yahudi tua itu terkejut ketika diberitahu Sahabat Abu Bakar bahwa yang biasa menyuapinya telah tiada dan dia adalah orang yang senantiasa dicaci  makinya. Yahudi tua minta mita tersebut terkejut dan menangis ketika mengetahui bahwa yang selama ini meberinya makan adalah yang selelalu di makinya , saat itu pula sang yahudi menjadi pembela ajaran Rosulullah SAW.
Ikhlas memang berat , butuh latihan . Ramadhan Insya Allah sbagai salah satu latihan untuk senantiasa berlaku ikhlas.
Allahumma baariklana fi Rajaba wa Sya’bana wa balighna Ramadhan.

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Kembali Ke sekolah Kembali Dengar Masalah

January 15, 2008 · Leave a Comment

Sekolah tempat mengajar cari teman dan cari ilmu dan yang tentunya bukan cari masalah. Emang sih niat dari dari rumah cari uang namun yang didapat pekerjaan. Emang sih dari rumah cari tenang dalam menyusun program pengajaran tapi yang di dapat permasalahan yang membuat aku gemetar. Gimana nggak gemetar, ternyata ada seorang teman yang gebrak meja karena nggak puas hasil pleno tentang keputusan yang akan diambil sekolah dalam kasus pelanggaran berat yang mengharuskan siswa tersebut keluar sekolah. Jelas dong teman aku itu marah wong murid yang melanggar justru anaknya sendiri dan teman aku sendirilah yang seharusnya mengesekusi sebab dia diamanahkan sebagai wakasek kesiswaan.

Pulang dari rumah aku termenung ternyata anakaku juga punya masalah yang senearnya nggak berat banget anaku tidak memiliki nilai karena bebarapa kai tidak mengikuti ulangan. Dalam rapat itu anakku juga dibahas dan keputusannya anakku harus rela angkat kaki dari sekolah tempat akau mengajar. “Nggak apa apa yah”  kata anakku tatkala aku ceritakan hasil rapat evaluasi  sepulang dari rapat .

Sekarang aku bingung ” Akan aku sekolahkan di mana , anak pertama ku ini?”

” Nak, kamu sekolah di pesantren saja ya ?” Kataku berharap.

Anak yang satu ini menggelengkan kepala . Memang pernah dia menanyakan padakau tentang adanya penyakit santri. Penyakit santri menurut temannya yang pernah mondok diceritakan kepada anakku. Aku tadinyanya herana apa yang dimaksud penyakit santri. Aku pikir penyakit kelainan prilaku , misalnya homo atau lesbi. Ternyata yang ditakuti anakku adalah penyakit gatal gatal yang kerap dijangkiti para santri dipesantren pesantren tradisional. Aku jelaskan bahwa penyakit itu karena kondisi pesantren yang kurang memenuhi kreteria kesehatan lingkungan dan sikap santri yang tidak perduli dengan kebersihan , misalnya handuk yang dipakai beramai ramai serta handuk yang jarang dicuci. Aku menjelaskan bahwa ada pesantren yang bersih dengan fasilitas yang sangat memadai.

Hingga kini anakku tak bergeming dengan tawaranku bahkan dia berdalih bahwa pesantren yang aku maksud mahal. Aku akui memang mahal untuk ukuran penghasilan aku yang pas pasan namun aku yakin kalau sudah masuk rezki akan Allah berikan pada hambanya yang kan menuntut ilmu.

Hingga saat aku menulis blok ini , aku belum mencari sekolah untuik anaku dan masa depan anakku kelak. Aku tidak muluk muluk , targetku anakku bisa kuliah dan jadi anak solih.

Sekolah memang bikin masalah.Masalah biaya, masalah lingkungan , masalah kualitas satuan pendidikan , masalah guru, TU, Kepala Sekolah dll. Pendek kata kalau tidak dipikirkan baik-baik kemana anak kita harus sekolah , tunggu saja saatnya anak kita akan menjadi apa.

(Tulisan seorang Bapak yang merindukan pendidikan murah berkualitas)

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

SMA N 2 Depok SBI

November 30, 2007 · Leave a Comment

Sekolah Rintisan Bertaraf Internasional kini sedang memperbaiki ruangan kelas dan TRC . Kelas yang selama ini dikeluhkan siswa karena bojor kini diperbaiki oleh Pemkot yang tentunya dengan uang panjak masyarakat .

Insya Allah awal tahun 2008 bisa dipakai. Wah kalau fasilitas sudah baik , tinggal meningkatkan  kopetensi  para guru dalam mendidik  dan kesranya juga diperbaiki.

SBI insya Allah akan terwujud asalkan adanya niat untuk mengubah nasib bangsa yang terpuruk menuju bangsa besar . Pendidikan akan mengubah bangsa ini menjadi bangsa yang bermartabat.

SBI SMA Negeri 2 Depok  siap menjadi besar dan membesarkan bangsa ini .

SBI SMA N 2 Depok akan menghasilkan generasi terdidik dan mampu bersaing dalam pergaulan Internasional.

” Wah, ngimpi kali ” demikian kata orang yang pesimis.

“Insya Allah  Mimpi ini akan menjadi kenyataan ” Kata para guru yang arif bijaksana.

Good Luck

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Menyikapi Ramadhan Dengan Akhlaq

November 30, 2007 · Leave a Comment

Ramadhan bukan identik dengan larangan makan. Ramadhan justru diperintahkan untuk makan dan minum . Ramadhan tidak identik dengan bermalas malas , justru dengan Ramadhan kita harus giat bekerja agar mendapatkan Ridho dan surga-Nya.  Lihat Bagai mana ayat Qur’an memerintahkan  kita makan dan minum pada saat menjelang waktu fajar. Ingat setiap perintah asalnya adalah wajib,jadi yang diperintah adalah makan bukan tidak makan. Namun  yang dibatasi hanya sampai waktu fajar dan boleh makan lagi ketika matahari terbenam.

Ramadhan bulan kerja , lihat bagaimana perang badar yang terjadi pada bulan Ramdhan.

Nah, bagi kamu yang masih malas untuk bekerja karena datang bulan Ramadhan maka segera perbaiki cara menyikapi Ramadhan. Selamat menunaikan Ibadah Ramadhan.

→ Leave a CommentCategories: Blogroll

Mencari Guru Sejati

November 30, 2007 · Leave a Comment

” Sungguh di dalam jasad manusia ada ‘mudgoh’ . Apabila mudgoh itu baik maka akan baiklah seluruhnya dan apabila buruk maka akan buruklah semuanya. Ketahuilah bahwa itulah ‘Hati’ “.

Guru merupakan ujung tombak pendidikan. Pendidikan merupakan sarana perubahan suatu bangsa, oleh karenannya UU sistem pendidikan nasional di tetap dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sebaik apapun isi UU Sistem Pendidikan kita maka yang paling berperan merubahnyanya adalah Guru. Guru yang memahami arah dari pendidikan nasional dan masih memiliki idealisme yang bertentangan dengan arah pendidikan nasional maka guru tersebut akan melakukan pengajaran di lapangan dengan cara yang sangat menyimpang dari arah pendidikan nasional.

Oleh karena itu maka mendidik guru sehingga guru memiliki kompetensi yang sesuai dengan apa yang diarahkan oleh undand uandang merupakan suatu keharusan.

Hari guru 25 Nopember merupakan momen penting untuk mengingatkan guru agar dapat meningkatkan kopetensinya.

Pendidikan yang sejati adalah pendidikan membentuk hati manusia menjadi hati yang baik , sebab hati yang sehat akan menampakkan jasad yang sempurna.

Guru yang memiliki hati semacam ini sangat jarang, sebab masih banyak guru yang terpaksa menjadi guru, dia terpaksa mejadi guru dengan berbagai alasan diantaranya : 1. Jadi guru karena salah ambil jurusan 2. Jadi guru karena hanya kerja ini yang dia dapatka.

Syukur kini pemerintah berusaha meningkatkan mutu guru dengan sertifiksai guru, sehingga guru setara dengan dokter. Kalau dokter mengobati sakit jasad maka guru berperan mengobati sakit ” Hati” .

Bagai mana mungkin orng sakit mengobati si sakit?

Nah karena itu Guru yang hatinya sehat sangat di cari .

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Kini sudah saatnya menulis

August 23, 2007 · Leave a Comment

Menulis cocok untuk  yang tak lantang bersuara, mudah grogi dalam menghadap audients. Menulis akan membawa kesenangan tersendiri , puas mengungkap hati,namun harus hati hati sebab bisa jadi pembaca akan sakit hati.

Asyik , kalau kita menulis sambil memikirkan,  seandainya ide-ide kita terrealisasi .. teraplikasi .

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized