1. Takbir, Tahlil dan Tahmid
(Terjemah QS Al-Baqarah: 203)
tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah.
Imam Al-Bukhari memasukan hari Tasyriq pada hari sepuluh pertama Dzulhijjah,
dan memiliki keutamaan yang sama sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas.
Imam Ibnu Hajar Al-‘Asqalani memberikan komentar dalam kitabnya Fathul Bari:
, bahwa kemuliaan hari Tasyriq mengiringi kemuliaan Ayyamul ‘Asyr;
Tasyriq adalah sebagian hari ‘Ayyamul ‘Asyr yaitu hari raya Idul Adha.
pertama Dzulhijjah. Perbanyaklah pada hari itu dengan Tahlil, Takbir dan
Tahmid.” (HR Ahmad dan Al-Baihaqi)
pertama Dzulhijjah pergi ke pasar bertakbir dan manusia mengikuti takbir
keduanya.”
2. Puasa sunnah, khususnya puasa sunnah ‘Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah
Rasul saw menjawab, ”Menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang
akan datang.” (HR Muslim)
dzikir, takbir, tahlil, tahmid, shalawat, puasa infak dll.
adalah sepuluh hari pertama Dzulhijjah.” Ditanya, “Apakah jihad di jalan
Allah tidak sebaik itu?” Rasul saw. menjawab, ”Tidak akan sama jika
dibandingkan dengan jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang menaburkan
wajahnya dengan debu (gugur sebagai syahid).” (HR Al-Bazzar dengan sanad
yang hasan dan Abu Ya’la dengan sanad yang shahih)
Allah Ta’ala berfirman:
2)
“Jika engkau selesai shalat di hari Idul Adha, maka berkurbanlah.” Rasulullah
bersabda:
sedang mereka tetap pada shafnya- Rasul saw berkhutbah memberi nasehat dan
menyuruh mereka.” (Muttafaqun ‘alaihi)
yang sedang haidh keluar pada dua Hari Raya, hadir menyaksikan kebaikan dan
khutbah umat Islam dan orang yang berhaidh harus menjauhi musholla.”
(Muttafaq ‘alaihi)
kebersamaan dengan seluruh komponen umat Islam di Indonesia dan merujuk pada
Keputusan Fatwa MUI No. 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan,
Syawal dan Dzulhijjah serta ketetapan/sidang itsbat Depag RI bersama ormas Islam.
5. Takbir dan berkurban di hari raya Idul Adha dan hari Tasyriq
(QS Al-Baqarah: 203)
Nahr yang lebih dicintai Allah Azza wajalla dari menumpahkan darah.
Sesungguhnya kurban datang di hari kiamat dengan tanduk, kakinya dan bulunya.
Dan sesungguhnya darah sampai kepada Allah Azza wajalla di suatu tempat
sebelum jatuh ke bumi, maka perbaikilah jiwa.” (HR Ibnu Majah)
bersabda,
di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, semoga Allah memberikan keberkahan kepada kita semua.
