Kunjungan Kerja Negara Tetangga Ke Kota Depok

Tukar Cindra Mata

Kunjungan Mentri dari Kementrian Ekonomi Timor Leste Ke Kantor Balai Kota di lantai V Depok

Setelah Perdana Menteri Timur Leste Xanana Gusma di kampus Universitas Indonesia Depok , kini giliran Mentri dari kementrian Ekonomi dan Pembangunan Rapublik Demokratik Timor Leste tadi pagi Rabu tanggal 23 Maret 2011 pukul 09.00 disambut marawis saat memasuki gedung Balai Kota dan ketika sampai di aula lantai lima rombongan metri disambut Tari Saman yang di tarikan oleh siswi siswi SMA . Rombongan selanjutnya disajikan pemutaran Depok dalam CD dengan diterjemahkan secara langsung oleh Ibu Feby Kepala Seksi Diseminasi Informasi pada

Saman

Tari Saman

Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Depok. Mereka Nampak menikmati sekali sajian ini .

Selesai Pak Mentri menyaksikan sajian film Depok dalam CD yang memberikan gambaran kondisi Kota Depok ,selanjutnya  diminta oleh pembawa acara untuk menyampaikan kata sambutan yang inti dari kata sambutannya intisarinya sebagai berikut:

1. Bahwa negaranya sebagai nergara baru memiliki berbagai potensi ekonomi dari sumber alam dan perdagangan. Timor Leste yang meiliki kekayaan alam namun rakyatnya masih miskin oleh karenanya dengan adanya kerja sama antara Timor Leste dengan Indonesia maka Negara Timor Leste diharapkan adanya percepatan pembangunan Ekonomi Timor leste .

2. Mentri berharap adanya kerjasama antara negaranya dengan Kota Depok melakukan sister city . Pontensi produk UKM di Indonesia sangat berkualitas jika dilakukan kerjasama berupa pelatihan dan perdagangan bukan suatu hal yang mustahil Timor Leste dapat mempercepat perkembangan perekonomian. Salah satu bentuknya “Joint Marketing” di mana produk produk UKM Depok diperkenalkan di Timor Leste dan sebaliknya .

3. Terkait dengan potensi yang dimiliki negaranya maka pemerintah Timor Leste mengundang pengusaha kecil menengah dapat menanamkan investasinya di Negara Timor Leste

4. Keuntungan Indonesia bekerja sama dengan Negara Timor Leste adalah kemudahan dari segi pengembangan pemasaran dengan Eropa sehingga tak perlu pajak karena timor Leste talah melakukan Agrement dengan Eropa , melakukan juga perjanjian dengan negara negara yang berbahasa spanyol dan Timor Leste juga melakukan perjajian khusus dengan India .

5. Kerja sama Indonesia dalam hal ini khusus Kota Depok sebenarnya hampir tidak ada batas karena karena kita hanya dibatasi oleh bendera dan bahasa saja . Bisa dibuktikan dengan adanya pegawai negeri Timor Leste berasal dari Indonesia juga ada  PNS Depok kelahiran orang asli  Timor Leste.

 Selanjutnya Wakil Walikota Depok KH. M. Idrid Abdus Shomad menyambut dengan kata sambuat yang menjelaskan perkembangan UKM di kota Depok . Sesuai amanat UU no 20 tahun 2008 untuk dapat mengatasi pengangguran dan mengurangi kemisinan .Peran Pemerintahan upaya pemberdayaan UMKM Pemerintah telah diantaranya telah melakukan pelatihan managerial Kewirausahaan , fasilitasi pengelolaan tempat promosi UMKM, fasilitasi HKI , labelisasi dan sertifikasi halal . Dan banyak lagi yang telah disampaikan oleh Bapak KH. Idris Abdus Shomad.

Acara selanjutnya adalah acara tukar cendra mata , yang menarik pak Mentri mengalungkan kain khas Timor Leste ke Wakil Walikota dan pemerintah kota memberikan produk UMKM Kota Depok yaitu jus belimbing .

Semoga kunjungan Negara yang dulunya bagian dari Negara Indonesia ini dapat saling menguntungkan kedua belah pihak dan perkembangan perekonomian kota Depok terus maju dan mensejahterakan rakyat. (wA)

Advertisement

Comments are closed.